Lara
Ada unsur kemarahan didalam puisi ini, siapapun yang membaca, ntah itu kau yang bernama lara! ini untukmu!
Lara!
kau ini bajingan!
sang pemuja selalu datang padamu
angin juga selalu berhembus cabang padamu
Lara!
kau pemilik tanduk iblis!
tadinya aku tak mau menulis namamu...
tapi jika itu membuatku makin membaik, kenapa tidak?!
Komentar
Posting Komentar