Di Depan Ruko
Wanita dengan pakaian khasnya dan rokok yang dua hisap
Berdiri di depan ruko tempat biasanya mahasiswa biasanya ngeprint
Gincu merah di bibirnya yang menempel di filter rokok itu merasa senang seperti diberi kecupan mesra oleh si wanita
Hawa malam menghantarkannya pada pria yang datang di hadapannya
Angin malam mendorong mereka ke warkop di pinggir jalan dekat tekongan yang di samping restoran cepat saji
Memesan teh tarik dan Indomie goreng ditaburi sedikit cerita tentang orang bodoh
Rokok ditangan telah habis berbatang-batang
Pria itu mengajak jiwa yang lemah tidur di dekapannya
Sambil mengatakan "setiap fajar menyalah aku merasa kalah"
Komentar
Posting Komentar